aku ingin membuat karangan
tentang perjalanan seorang ksatria yang menghunus pedang tanpa perang.
Menebang jalan bercabang lalu tenggelam dalam telaga surgaloka.
Kemudian datang dewi dari kayangan dan menancapkan sembilu pada dadanya yang bidang,
agar tidak ada lagi pembangkang alam pada keteraturan yang diciptakan Tuhan dalam harinya yang kudus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar