bu..
ketika suatu saat tiba, ke manakah larinya ingatan? yang datang beriringan dengan kenyataan yang kita singgahi pada batas yang telah ditentukan.
akhirnya semua memencar.tidak ada yang kita kenal,bu. segalanya berubah menjadi kuning. seperti telur bebek setengah matang buatanmu sore itu yang kita makan hingga cangkang.
aku suka melamun,bu, membayangkan keluarga kita bersandar di tepi danau yang airnya manis dan jernih dari keinginan. lalu ketika malam menjelang, kita bangun pondok dari pelepah pisang yang bapak potong di pinggir lukisan. dan disampingnya ada kau yang sedang menggodok kenyataan untuk kedua anakmu agar mudah dikunyah tanpa kesalahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar